Hijabpashminaku | Tahukah anda bahwa hijab yang disimpan dengan cara digantung akan mempunyai warna lebih awet dibanding yang dimasukan ke laci?
Para wanita berhijab pastinya pernah merasa kesal akibat hijab terkoyak jarum. Hijab kesayangan menjadi rusak, bahkan meninggalkan lubang atau ada garis benang yang tertarik ke satu bagian.

Supaya pengalaman buruk tersebut tidak terulang kembali, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Simak langsung tips cara merawat hijab supaya tahan lama :
1. Gunakan pin khusus
Menggunakan terlalu banyak jarum memang bermanfaat untuk menahan hijab dari terpaan angin. Akan tetapi cara tersebut bisa merusak hijab. Mulai sekarang ganti dengan pin khusus yang cara memakainya hanya perlu dijepit tanpa perlu menusuk ke kain hijab.
2. Gunakan underscarf
Bukan hanya mempermudah pembentukan hijab, inner hijab ini berfungsi untuk melindungi hijab bersentuhan langsung dengan produk kimia yang dikenakan untuk merawat rambut. Begitupun sebaliknya, material hijab yang kasar bisa mempengaruhi kehalusan rambut. Maka dari itu sebaiknya gunakan hijab berbahan lembut dan ringan.
3. Hindari mesin cuci
Untuk membuat hijab tetap awet maka jangan pernah mencucinya dengan menggunakan mesin cuci. Usahakan untuk mencucinya dengan tangan supaya awet dalam waktu lama. Kebanyakan hijab terbuat dari kain lembut dan ringan sehingga akan mudah rusak ketika diputar mesin cuci.
4. Simpan di gantungan
Banyak perempuan yang memilih menyimpan hijab dilemari supaya terlihat rapi. Akan tetapi hal itu malam akan mengakibatkan hijab menjadi berkerut, kusut, dan lama-lama akan kehilangan warna aslinya. Lebih baik simpan dengan cara digantung untuk membuat hijab lebih mudah diatur.
Itulah 4 tips cara merawat hijab supaya tahan lama yang bisa disampaikan, semoga saja bermanfaat dan bisa dijadikan referensi oleh para wanita berhijab semuanya.